Ahok dan Masalah Rumah Susun

Masalah utama rusun adalah pemerintah lepas tangan. UU sudah ada, PP-nya belum dibuat, dan pelaksanaan berbagai peraturan rancu.

Gubernur ditetapkan UU sebagai pembina rusun, seharusnya bertanggung-jawab.

Ahok bersalah karena mengkerdilkan masalah hak milik menjadi sekedar masalah IPL (iuran bulanan), dan bukan memberikan solusi melainkan meminta proposal dan justru memberikan pesan bernada ancaman pada para wakil warga dari 60 kawasan yang bermasalah.

Disini jelas Ahoh berpihak dan memiliki niat mempertahankan praktek developer hitam yang mengangkangi hak milik warga serta merampok warga pemilik dan penghuni rusun. Karena itu masalah tidak pernah dapat diselesaikan hingga hari ini.

Di kawasan tertentu warga berhasil merebut hak-nya dengan perang dan perjuangan melawan developer hitam, bukan kebijakan pemerintah. Ini karena ada warga tertentu yang memiliki kekuasaan besar. Disini berlaku hukum rimba.

Disisi lain developer nasionalis pejuang ekonomi nasional mendapat dampak negatif akibat kejahatan Ahok mengabaikan tanggung-jawabnya, karena kepercayaan masyarakat pada rusun menjadi rusak sehingga mengganggu industri pengembangan rumah susun dan kawasan terpadu yang banyak juga dilakukan oleh developer yang baik dan bertanggung-jawab. Usaha menengah menerima dampak paling besar.

Hal ini memperkuat indikasi bahwa Ahok layak diberi gelar Gubernur Podomoro.

 

Melawan kejahatan tidak berarti selalu benar. Ada banyak penjahat yang dilawan oleh penjahat. Melawan penjahat tidak berarti kita harus bergabung dengan penjahat lain yang melawan penjahat itu.

Kita yang berada di pihak yang benar harus tetap benar, melawan yang salah. Walaupun yang salah itu melawan yang lebih salah, tetapi yang salah tetap salah, dan yang benar tetap benar.

Perjuangan menegakkan kebenaran bukan pembenaran untuk bergabung dengan kejahatan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s